PADANG LAWAS UTARA — Setelah dilakukan pencarian intensif selama dua hari, Imam Efendi (28), pria asal Bengkalis yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Batang Pane, Desa Pasir Pinang, Kecamatan Portibi, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan pada Kamis sore (25/12/2025) sekitar pukul 15.30 WIB, mengapung di Sungai Barumun, tepatnya di wilayah Binanga, Desa Lobu Manombo, Kecamatan Barumun Tengah. Penemuan tersebut dilakukan oleh Tim SAR gabungan bersama petugas kecamatan dan masyarakat setempat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Padang Lawas Utara, Lairar Rusdi Nasution, membenarkan penemuan korban tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban diduga terseret arus sungai dari lokasi awal kejadian hingga ditemukan sejauh beberapa kilometer.
“Korban yang sebelumnya hanyut di Sungai Batang Pane akhirnya ditemukan di Sungai Barumun, wilayah Binanga. Tim SAR gabungan bersama unsur kecamatan dan masyarakat melakukan pencarian sejak laporan diterima hingga korban berhasil ditemukan,” ujar Lairar.
Ia menambahkan, proses pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai dari titik awal korban dilaporkan hanyut, baik melalui jalur air maupun pemantauan di sejumlah titik rawan.
“Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut dan diserahkan kepada pihak keluarga,” tambahnya.
Sebelumnya, Imam Efendi dilaporkan hanyut pada Selasa (23/12/2025) saat berada di sekitar Sungai Batang Pane, Desa Pasir Pinang. Diketahui, korban merupakan seorang toke buah mangga yang sehari-hari membeli hasil panen mangga milik masyarakat di Kecamatan Portibi, sehingga cukup dikenal oleh warga setempat.
BPBD Padang Lawas Utara mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat debit air meningkat dan arus sungai cukup deras, guna menghindari kejadian serupa terulang kembali.(DsP)
