PALUTA || Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), H. Basri Harahap, mendorong kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) untuk tidak sekadar menjadi generasi penerus, tetapi tampil sebagai generasi penggerak yang memiliki karakter, wawasan kebangsaan, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan H. Basri Harahap saat menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU Kabupaten Padang Lawas Utara di Pondok Pesantren Islamiyah Padang Garugur, Minggu (20/9/2026).

Konfercab yang mengusung tema “Estafet Kepemimpinan Pelajar NU, Meneguhkan Kaderisasi Melanjutkan Perjuangan Menuju Abad ke-2 NU” tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi pelajar Nahdlatul Ulama di Paluta untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat proses kaderisasi dan kepemimpinan di tingkat cabang.

Dalam arahannya, H. Basri Harahap menekankan bahwa organisasi kepelajaran memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, kader IPNU dan IPPNU harus mampu memadukan nilai-nilai keagamaan dengan semangat kebangsaan serta kepedulian terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan zaman menuntut generasi muda untuk memiliki wawasan yang luas, kemampuan beradaptasi, sekaligus tetap berpegang teguh pada nilai moral dan keagamaan.
“Generasi muda harus mampu menjadi bagian dari perubahan. Karena itu, kader IPNU dan IPPNU harus memiliki karakter, wawasan, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial dan pembangunan daerah,” demikian pokok arahan Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut.
Basri berharap IPNU dan IPPNU dapat terus menjadi ruang pembinaan yang melahirkan kader-kader muda berkualitas. Tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan Kabupaten Padang Lawas Utara.
Menurutnya, keberlanjutan sebuah organisasi sangat ditentukan oleh kualitas kaderisasi. Karena itu, proses pergantian kepemimpinan melalui Konfercab hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai pergantian pengurus, tetapi sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi yang mampu melanjutkan perjuangan organisasi.
“Estafet kepemimpinan harus diikuti dengan estafet semangat, gagasan dan pengabdian,” menjadi pesan penting yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.
Konfercab ini juga menjadi ruang bagi para kader untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan arah gerak IPNU dan IPPNU Paluta ke depan. Semangat kaderisasi diharapkan semakin kuat sehingga organisasi mampu menjawab tantangan generasi muda yang terus berkembang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur penting, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara, perwakilan Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara, Ketua PC NU Kabupaten Padang Lawas Utara, Dewan Pembina IPNU dan IPPNU, Pimpinan Pondok Pesantren Islamiyah Padang Garugur, perwakilan PW IPNU dan IPPNU Sumatera Utara, Ketua KNPI Kabupaten Padang Lawas Utara, Ketua Muslimat NU, perwakilan PC PMII Kabupaten Padang Lawas Utara, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dengan mengusung semangat kaderisasi dan estafet kepemimpinan, Konfercab IPNU-IPPNU Paluta diharapkan menjadi titik penguatan organisasi dalam mencetak pelajar dan generasi muda yang religius, berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta siap mengambil peran dalam pembangunan Padang Lawas Utara. (DsP)
