PALUTA || Kesebelasan AMPI Paluta FC memastikan langkah ke babak delapan besar Turnamen Padang Bulan Cup 2026 setelah melewati duel sengit dan dramatis kontra Gunung Intan FC. Dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Dusun Padang Bulan, Desa Sipaho, Kecamatan Halongonan, Kamis (1/10/2026), AMPI Paluta FC menang melalui drama adu penalti dengan skor 8-7, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal 2 x 40 menit.

Pertandingan ini menyuguhkan tontonan sepak bola yang menarik dengan intensitas tinggi, permainan terbuka, serta deretan pemain berkualitas yang membuat atmosfer laga semakin kompetitif. Kedua kesebelasan tampil penuh determinasi demi mengamankan satu tempat di babak perempat final.

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung memperlihatkan permainan agresif. Gunung Intan FC tampil percaya diri dan mampu memberikan tekanan kepada barisan pertahanan AMPI Paluta FC. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-18.

Pemain Gunung Intan FC, Alil Yalum, sukses memecah kebuntuan setelah mencetak gol pembuka. Gol tersebut membuat Gunung Intan FC unggul 1-0 sekaligus meningkatkan tensi pertandingan.
Tertinggal satu gol, AMPI Paluta FC tidak tinggal diam. Tim berjuluk AMPI Paluta itu mulai meningkatkan intensitas serangan dengan membangun kombinasi permainan dari lini tengah dan memanfaatkan celah di pertahanan lawan.
Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-30. Khairul Salim tampil sebagai penyelamat setelah sukses menyarangkan bola ke gawang Gunung Intan FC. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-1 dan menghidupkan kembali peluang AMPI Paluta FC.
Hingga turun minum, kedua kesebelasan belum mampu menambah gol. Skor imbang 1-1 menjadi gambaran ketatnya persaingan sepanjang babak pertama.
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin menarik. Kedua tim terlibat dalam jual beli serangan dengan tempo permainan yang tetap tinggi. AMPI Paluta FC berusaha mengambil alih kendali permainan, sementara Gunung Intan FC beberapa kali melancarkan serangan berbahaya untuk kembali unggul.
Pertarungan di lini tengah menjadi salah satu kunci jalannya pertandingan. Kedua kesebelasan saling berupaya memutus aliran bola lawan sekaligus membangun serangan cepat. Namun, rapatnya pertahanan dan belum maksimalnya penyelesaian akhir membuat peluang demi peluang gagal dikonversi menjadi gol.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor tetap bertahan 1-1. Hasil tersebut memaksa kedua tim menentukan nasib melalui Titik Putih.
Dalam situasi penuh tekanan, mentalitas dan ketenangan para eksekutor menjadi faktor penentu. Drama adu penalti berlangsung ketat sebelum akhirnya AMPI Paluta FC keluar sebagai pemenang dengan skor 8-7.
Kemenangan dramatis itu sekaligus memastikan AMPI Paluta FC melangkah ke babak delapan besar Padang Bulan Cup 2026, menjaga asa mereka untuk terus bersaing memperebutkan gelar juara.
Manager AMPI Paluta FC, Deni Arwin Harahap, menyampaikan bahwa keberhasilan tim menembus delapan besar merupakan buah dari perjuangan kolektif para pemain dalam menghadapi pertandingan yang berlangsung ketat sejak menit pertama.
Laga kontra Gunung Intan FC menjadi bukti bahwa persaingan di Padang Bulan Cup 2026 semakin kompetitif. Setiap kesalahan kecil berpotensi menentukan hasil akhir, sementara ketahanan fisik, kedisiplinan taktik, kerja sama tim, dan kekuatan mental menjadi elemen penting dalam pertandingan berintensitas tinggi.
Dengan hasil ini, AMPI Paluta FC kini menatap babak delapan besar dan masih harus menunggu calon lawan berikutnya. Mereka akan menghadapi pemenang pertandingan antara Tuan Imom FC kontra Tiger FC, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (4/10/2026).
Tiket perempat final telah berada di tangan. Tantangan berikutnya bagi AMPI Paluta FC adalah menjaga konsistensi permainan, mempertajam penyelesaian akhir, serta mempertahankan mental bertanding demi melangkah lebih jauh dalam perburuan trofi Padang Bulan Cup 2026. (DsP)
